SHARE

 The Doll 2″ Menonton film horor itu memang menakutkan namun memiliki sensasi sendiri saat melihatnya. Apalagi film yang dihadirkan berasal dari kisah nyata. Begitu mencengkam saat melihat namun tak sanggup untuk disebarkan.
Dahulu film horor di Indonesia identik dengan adegan vulgar dan hal inilah yang sempat mencoreng perfilman Nusantara. Namun, kini kualitas menjadi syarat wajib ketika sebuah karya dipertontonkan. Menonjolkan dari segi efek suara, pencahayaan, dan make up membuat film horor mampu menarik penonton untuk turut merasakan ketakutan.

Bagi pecinta cerita seram, sebentar lagi segera tayang film “The Doll 2” di bioskop seluruh tanah air. Film ini adalah sekuel dari “The Doll” yang pertama, namun The Doll 2 diramu dengan cerita dan pemain baru agar lebih fresh dan tak membosankan. Bagi yang sudah menonton The Doll harus membandingkan dengan film yang sekarang. The Doll 2 digadang-gadang akan memberikan sensasi horor yang lebih pekat dibanding yang pertama. Walaupun pemain dan jalan cerita yang digunakan berbeda namun ada beberapa adegan yang tidak berubah.

Culture | movie
Foto : Ist

Film ini rencananya akan tayang pada tanggal 20 Juli 2017 di seluruh bioskop di Indonesia. The Doll 2 ini dimainkan oleh para pemain film yang sudah tidak tanggung-tanggung prestasinya seperti: Luna Maya, Herjunot Ali, Sara Wijayanto, Maria Sabta, Rydhen Afexi, Ira Ilva Sari dan aktor pendukung lainnya.

The Doll 2 masih menceritakan tentang boneka yang dirasuki oleh arwah gentayangan. Diceritakan kalau boneka menyeramkan ini menghantui pasangan muda yang diperankan oleh Herjunot Ali (Aldo) dan Luna Maya (Maira). Setelah meninggalnya putri mereka karena kecelakaan, Maira dan Aldo mengalami masa-masa yang sangat berat. Selama 6 bulan terakhir Maira jadi sering murung, namun dia merasakan ada yang janggal semenjak kepergian putri kecilnya. Banyak kejadian aneh terjadi di rumah itu, hal-hal tak masuk akal mulai bermunculan. Atas saran dari Elsa (Maria Sabta) sahabatnya maka dipanggillah paranormal, Laras (Sara Wijayanto) dan Bagas (Ryden Axexi) untuk mengatasi keganjilan ini. Laras adalah paranormal yang sama pada film The Doll dan disinilah benang merah yang menghubungkan antara film pertama dan sekuelnya.

Culture | movie
Foto : Ist

Keanehan demi keanehan terus saja terjadi. Apalagi Maira meyakini kalau keganjilan ini karena arwah Kayla, Sang Putri, masih gentayangan seakan ada sesuatu yang ingin disampaikan. Teror ketakutan masih terus terjadi dan membuat Aldo yang tidak mempercayai hal mistis menjadi bertanya-tanya apa yang telah terjadi.

Bagi penggemar film horor yang sudah menonton film sebelumnya maka akan ingat momen-momen dimana hantu itu mulai menampakkan diri. Ada beberapa adegan yang sama dan setting yang tidak jauh berbeda. Namun diyakini, The Doll 2 akan membuat hati semakin dicekam ketakutan.

Bagi yang penasaran dan siap dipacu adrenalinnya maka nantikan penanyangannya pada pertengahan Juli 2017 nanti.
The Doll 2: What do you fear?