SHARE

Perempuan tentu tidak akan lepas dengan godaan belanja. Tak khayal lagi mereka rela menyisihkan budgetnya setiap bulan untuk menuruti godaan belanja itu. Namun, harus hati-hati girls hobi belanja kamu bisa menjadi momok yang merusak lingkungan.

Bagaimana bisa sebuah hobi belanja menjadikan lingkungan menjadi rusak?

Secara sadar atau tidak plastik yang digunakan sebagai pembungkus barang belanjaan kamu itulah penyebabnya. Plastik terbuat dari campuran bahan-bahan yang tidak ramah lingkungan. Bayangkan saja untuk terurai dan menyatu dengan tanah membutuhkan waktu sampai 200-500 tahun. Plastik yang dibuang di laut atau perairan membuat biota laut sekitar terancam bahaya juga.

Culture | opinion
Foto : Ist

Walaupun beberapa tahun terakhir ini pemerintah telah memberikan peraturan larangan penggunaan plastik untuk belanja. Namun, ternyata upaya ini belum efektif karena masyarakat masih menganggap kalau penggunaan plastik itu penting dan praktis. Sebenarnya ada salah satu solusi untuk mengatasi ini yaitu penggunaan kantong plastik yang ramah lingkungan.

Pernah mendengar bioplastik yang bisa terurai dalam air panas dalam waktu satu menit saja?

Iya, seorang pemuda yang resah karena keindahan pantai Bali-nya mulai tercemar sampah plastik menjadikannya ingin melakukan sesuatu yang berguna. Kevin Kumala bersama tujuh sahabatnya berhasil membuat plastik ramah lingkungan yang terbuat dari pati singkong. Setelah melakukan percobaan berulang kali dengan menggunakan beragam bahan yang komoditinya melimpah di Indonesia, akhirnya Kevin menemukan plastik biodegrable ini.

Culture | opinion
Foto : Ist

Kevin berhasil mendirikan perusahaan dengan nama Evani Eco, walaupun pasar dalam negeri belum banyak yang menggunakan produknya. Tetapi produk dari Evani Eco ini telah dikirim ke luar negeri seperti Australia, Malaysia, Singapura, Amerika Serikat, Ghana, Rwanda, Vietnam dan 19 negara lainnya. Memang harga yang ditawarkan Evani Eco lebih mahal 200-300 rupiah dari plastik biasa namun setara dengan manfaat yang didapatkan.

Kevin Kumala tidak hanya memproduksi kantong plastik dari singkong, namun juga sedotan dan sterofoam dari ampas tebu, papercup dari pati jagung dan beberapa pengembangan produk lainnya Semua barang yang dihasilkan pabrik ini dibuat ramah lingkungan dan bisa segera terurai dalam tanah menjadi kompos.

Kamu yang merasa peduli lingkungan maka perhatikan hal kecil namun memiliki dampak yang sangat besar bagi kehidupan kita. Kunjungi situsnya di www.avanieco.com jika kamu ingin berpartisipasi mengurangi sampah plastik yang merugikan maka avani eco bisa menjadi pilihan.

Menjaga lingkungan itu terkadang bergantung dari hal kecil yang kita lakukan, namun berdampak besar bagi kehidupan.